Senin, 23 Mei 2011

Pasangan Itu Ibarat Cangkir


Setiap orang punya ketertarikannya sendiri
Setiap orang punya pilihannya masing-masing
Setiap orang punya alasan tertentu
Untuk memilikinya

Ada orang yang memilih cangkir keramik karena bentuknya yang menarik
Ada yang lebih menyukai cangkir porselen karena terlihat keren
Ada juga yang memakai cangkir plastik karena lebih tahan lama walaupun tidak cantik

Begitu pula dengan kebutuhannya
Ada memerlukan cangkir untuk dipakai sebagai wadah air minum
Ada juga yang memiliki cangkir hanya sekedar untuk dipajang
Bahkan tidak sedikit yang membeli cangkir karena merupakan salah satu barang antik


Fungsi dasar cangkir adalah sebagai wadah kecil penampung air
Agar dapat kita minum untuk menghilangkan dahaga yang membelenggu
Karena manusia dapat hidup seminggu dengan menahan rasa lapar tapi tidak dengan rasa haus

Begitu pula dengan pasangan
Pasangan diciptakan untuk bisa saling mengisi
Mengisi kehausan, apapun itu bentuknya
Kehausan akan rasa nyaman
Kehausan akan perlindungan
Kehausan akan kebahagiaan
Tergantung apa yang sedang kita butuhkan

Pasangan ibarat cangkir
Seorang kolektor cangkir antik tentu saja membeli cangkir hanya untuk melengkapi koleksinya
Cangkir dibeli karena unik
Cangkir dibeli karena tampilannya menarik
Cangkir dibeli karena jika dipajang akan terlihat apik
Bahkan cangkir dibeli hanya untuk dapat dipamerkan pada orang lain

Tapi, apakah cangkir-cangkir mahal itu memenuhi kodratnya sebagai sebuah c.a.n.g.k.i.r?
Apakah jika sang kolektor haus, ia rela menggunakan cangkir-cangkir tersebut?
Tidak
Lalu apakah hanya dengan mengagumi si cangkir antik, dahaga sang kolektor akan hilang seketika?
Jawabnya Tidak
Apakah kebanggaan akan kekaguman orang-orang yang melihat cangkir antik tersebut bisa membuat sang kolektor bertahan dari mati kehausan?
Jawabnya juga Tidak

Lalu bagaimana jika hanya cangkir antik itu saja yang tersisa sebagai wadah air minum?
Apakah kita mau hanya memiliki cangkir yang menarik tapi retak jika kemudian diisi air hangat untuk menyeduh teh?
Apakah kita mau hanya memiliki cangkir yang cantik tapi kemudian pudar kecantikannya setelah kita tuangkan kopi kedalamnya?

Saya punya cangkir yang menarik, setidaknya bagi saya sendiri
Saya punya cangkir yang tidak hanya bisa saya kagumi tapi juga bisa berkaca dan mengagumi diri saya sendiri
Saya memang tidak memiliki cangkir yang antik tapi saya punya cangkir yang memenuhi fungsi dasarnya yaitu, menghilangkan dahaga saat saya haus dan mungkin akan mati karenanya

Lalu bagaimanakah dengan anda?
Apa cangkir yang ada dalam genggaman anda sudah memenuhi fungsi dasarnya?

1 comment:

Belajar-Bareng-Dani mengatakan...

amazing .

Posting Komentar