Rabu, 21 Desember 2011

Nafas Cinta



Kesetiaan dalam Cinta, bagaikan Nafas bagi Raga
Raga tak bergerak jika Nafas tak ada sebagai pendorongnya
Raga akan mati tanpa Nafas yang mengaliri di sekujurnya
Raga tak bernyawa tanpa nafas yang mengiringinya
Raga hanyalah seonggok daging dan tulang ketika Nafas telah meninggalkannya

Begitu pun dengan Cinta
Tanpa kesetiaan, apalah arti Cinta
Tanpa kesetiaan, Cinta tak dapat hidup sebagaimana hakikatnya
Tanpa Kesetiaan, Cinta tak lagi membara seperti layaknya
Tanpa Kesetiaan, Cinta tak akan lagi bernilai sebagaimana artinya

Cinta yang ada tanpa Kesetiaan, bagaikan Raga yang tanpa Nafas hanya ada sebagai Pajangan

Selasa, 20 Desember 2011


Pasangan itu harus seperti api dan air.
Ketika api sedang membara karena terpercik, air harus bisa menenangkan dan menghujaninya dengan kesejukan.


Pasangan itu harus seperti kopi dan gula.

Saat kehidupan yang dirasa kopi begitu pahit, gula datang untuk memaniskan atau paling tidak membuat pahitnya tak begitu kentara.


Pasangan itu harus seperti pasir pantai dan ombak.

Jika pasir terinjak oleh kaki dan membuatnya terjejak maka ombak akan memeluknya dan membuatnya utuh seperti sedia kala.

Aku berharap bisa menjadi air yang bisa menyejukkanmu di kala kau sedang membara.
Aku berharap bisa menjadi gula yang justru dapat menambah cita rasa dalam kepahitanmu.

Aku berharap bisa menjadi memelukmu seperti ombak yang memeluk pasir dan membuatnya menjadi dirinya sendiri lagi tanpa bekas apapun.